Tuesday, January 12, 2016

Resensi Buku Ayat-Ayat Cinta 2

Assalamualaikum...
Annyeong...
Jam 7 pagi, pasti sudah banyak yang mulai ribet mempersiapkan aktivitas hari ini ya? Oh ya kawans, masih ingat novel Ayat-Ayat Cinta karangan Habiburrahman El Shirazy? Iya yang sempet di film kan dan bikin melting sama si Fedi Nuril gegara dia meranin Fahri dengan totalitas kemampuannya, hihihi..jadi malu nih gimana sukanya dulu sama tuh Fedi :D

Nah, ternyata akhir 2015 kemarin kang Abik (sapaan Habiburrahman El Shirazy) ini mengeluarkan sekuel alias lanjutanmya. Mau tahu gimana lanjutannya? Nih ada sedikit ulasan dari saya.



Judul Buku : Ayat-Ayat Cinta 2
Penulis : Habiburrahman El Shirazy
Editor : Syahruddin El-Fikri dan Triana Rahmawati
Penerbit : Republika Penerbit (PT Pusaka Abdi Bangsa)
Tahun  Terbit (Cetakan Pertama) : November 2015
Tebal Buku : 697 halaman

Plot :
Masih melanjutkan novel beliau Ayat-Ayat Cinta, kang Abik menceritakan tentang Abdullah Fahri, bersama istrinya Aisha sepeninggal Maria, sahabat non muslimnya yang akhirnya meninggal dalam iman kepada Allah setelah menjadi istri sah Fahri di buku pertama. Kali ini menggunakan latar Skotlandia dan UK. Fahri melakukan riset postdoc nya di The University of Edinburg, tinggal di kawasan Stoneyhills yang hanya berisi 11 rumah bersama seorang teman mantan preman yang dulu pernah dia selamatkan yang biasa ia panggil dengan sebutan paman Hulusi. Banyak kejadian mengiringi kehidupan akademiknya selama disana, selain itu Fahri kini menjalani beberapa bisnis di negara orang tersebut dengan cukup sukses.

Lalu bagaimana dengan Aisha?
Dari bab 1 Aisha tidak disebutkan, hanya beberapa kali disebutkan Fahri mengalami kesedihan setiap kali ada yang membicarakan istri tersayangnya itu. Hingga di bab 8 semua jelas. Aisha menghilang bersama sahabatnya Alicia di Israel beberapa tahun lalau. 3 bulan setelah hilangnya mereka, Alicia ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan. Lalu bagaimana dengan Aisha? Mati juga kah? Atau masih hidup? Atau dipenjara?



Nah makanya jangan ragu buat baca lanjutan novel fenomenal satu ini. Dijamin akan banyak pengalaman yang menceritakan detil perjalanan Fahri selama di Skotlandia sampai-sampai seolah kita berada disisi Fahri mengikuti perjalanannya. Belum lagi banyaknya ilmu baru, pendapat sosial-agama yang selama ini banyak diperdebatkan, disini disampaikan secara jempolan oleh kang Abik buat didiskusikan secara hangat  oleh pembacanya. Belum lagi hal-hal lain yang bersifat akademis maupun mimpi yang ingin diwujudkan penulis dalam proses membangun kepribadian pembaca dan harapan untuk bangsanya.

Penasaran? buruan beli karena ternyata banyak yang kehabisan di toko buku :D
Have a nice tuesday and happy working....

No comments:

Post a Comment